Letih menghadapi siluet semu dirimu , Hingga akhirnya kuputuskan untuk berhenti menyiksa diri , Membunuh aku yang dulu..
Hilang sudah pelipur laraku , tak lagi aku peduli..
Berpura-pura dalam situasi lamakah kita? racun itu mulai merasuki nadiku
Hingga menutup puing-puing kenangan terbaik akanmu
Ya.. racun bernama benci itu juga telah menyentuh tulang ragaku , Aku pun mulai bernazar untuk kematianmu ..
jika saja Dia Yang Maha Kuasa adalah sosok nyata , Biar saja telunjuk jari-Nya membinasakanmu ..
Pun kubayar dengan setiap detik sisa hidupku , Jika saja aku dapat merasa nikmat atas sengsaramu ..
Mengganti setiap tetes air mataku dengan kucur darahmu ..
I will bringing down the Hell to you
