Jumat, 05 November 2010

apapun

Letih menghadapi siluet semu dirimu , Hingga akhirnya kuputuskan untuk berhenti menyiksa diri , Membunuh aku yang dulu..
Hilang sudah pelipur laraku , tak lagi aku peduli..



Berpura-pura dalam situasi lamakah kita? racun itu mulai merasuki nadiku
Hingga menutup puing-puing kenangan terbaik akanmu
Ya.. racun bernama benci itu juga telah menyentuh tulang ragaku , Aku pun mulai bernazar untuk kematianmu ..

jika saja Dia Yang Maha Kuasa adalah sosok nyata , Biar saja telunjuk jari-Nya membinasakanmu ..
Pun kubayar dengan setiap detik sisa hidupku , Jika saja aku dapat merasa nikmat atas sengsaramu ..
Mengganti setiap tetes air mataku dengan kucur darahmu ..

I will bringing down the Hell to you

Kamis, 04 November 2010

patient

”… ketika kita minta kepada Allah bunga segar, Allah beri kita kaktus berduri.

Kita minta kepada Allah binatang mungil, Allah beri kita ulat bulu.

Lalu kita sedih, protes dan kecewa. merasa betapa tidak adilnya semua ini.

Namun kemudian apa yang terjadi?

Kaktus itu berbunga indah dan ulatpun berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik.”

Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.